STT GKE dan Busan Presbyterian University Korea Selatan Perkuat Kemitraan melalui Penandatanganan MoU dan Kuliah Umum
Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pendidikan tinggi perlu membentuk mahasiswa yang mampu mengintegrasikan pengetahuan, karakter, dan kepedulian sosial dalam kehidupan serta pelayanan. Dalam konteks tersebut, kemitraan antarlembaga menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas wawasan akademik dan memperkuat kualitas pendidikan.


Sebagai bagian dari upaya tersebut, Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kalimantan Evangelis (STT GKE) memperkuat kerja sama internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Busan Presbyterian University (BPU) pada Rabu, 14 Oktober 2026.



Dari pihak BPU, kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Jeon Jong-hee, dosen misiologi di Busan Presbyterian University. Ia didampingi oleh Pdt. Jeon Booil, M.Div., M.Ed., misionaris asal Korea Selatan yang melayani di lingkungan Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), serta Pdt. Mombo Gusti Gunawan, S.Th., M.Th., Ketua Resort GKE Mandomai. MoU tersebut sebelumnya telah ditandatangani oleh Prof. Dr. Cheon Byung Suk selaku Presiden atau Rektor Busan Presbyterian University. Dokumen kerja sama kemudian dibawa ke STT GKE untuk ditandatangani oleh Dr. Sanon selaku Ketua STT GKE, dengan disaksikan oleh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.
Penandatanganan MoU ini menandai terbangunnya kesepahaman kedua lembaga untuk mengembangkan kemitraan yang saling mendukung dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan teologi, pembentukan sumber daya manusia, serta pelayanan gereja dan masyarakat. Terdapat enam bidang kerja sama yang disepakati, yaitu pertukaran mahasiswa dan dosen; peluang studi jenjang magister (S2) di BPU bagi dosen dan lulusan Sarjana Teologi STT GKE; pelatihan misi; penguatan formasi misi dan spiritualitas; penyelenggaraan program bersama di bidang akademik dan pelayanan; serta pengembangan kemitraan yang berkelanjutan.
Selain memperkuat hubungan kelembagaan, keiatan ini juga disertai dengan kuliah umum yang dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa STT GKE. Kuliah umum yang disampaikan Prof. Jeon Jong-hee dengan topik Formation Leadership and Mission menegaskan pentingnya proses pembentukan diri sebelum terlibat dalam pelayanan. Topik ini sangat relevan dengan keberadaan STT GKE sebagai wadah proses pembentukan diri para calon pelayan Tuhan, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, karakter, hingga spiritualitas.


Melalui kemitraan dengan Busan Presbyterian University, STT GKE berharap dapat memperkuat langkah menuju perguruan tinggi teologi yang tidak hanya beriman dan berilmu, tetapi juga berdampak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan budaya sadar diri, pembentukan karakter, serta kesiapan sivitas akademika untuk mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan yang bermakna bagi gereja dan masyarakat.

