KAMISTTGKEKanan-SliderKAtaaluMnISTTGKE

#KAtaaluMnISTTGKE: Dibentuk Menjadi Bejana yang Indah dan Bernilai

Endy adalah alumni STT GKE yang berasal dari Dusun Tanjung, Desa Sanatab, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Bagi Endy, STT GKE merupakan tempat istimewa yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih matang dalam iman, karakter, dan pelayanan.  

Di asrama, Endy belajar untuk hidup mandiri dan berhemat. Ia harus menyesuaikan diri dengan kehidupan kota yang semua serba harus dibeli. Kesempatan menjadi mentor di asrama putra menjadi pengalaman penting baginya. Di sanalah ia belajar untuk menjadi pemimpin sekaligus teladan dalam iman dan karakter bagi adik-adik tingkat. Selain itu, Endy juga kerap dimintai tolong oleh dosen untuk menjaga rumah, menebas halaman, dan mengerjakan berbagai pekerjaan lainnya dengan tekun.

Di STT GKE, Endy memperoleh banyak pengalaman berharga, baik melalui perkuliahan maupun praktik pelayanan di jemaat. Endy menuturkan:

“Saya belajar untuk berani berbicara di tengah banyak orang, berinteraksi dengan sesama, dan melayani orang lain. Hal itu terasa ketika terjun langsung ke lapangan. Mulai dari praktik pastoral, yang rata-rata melayani kaum lansia dan orang sakit, praktik khotbah di jemaat, hingga Praktik Pelayanan Gerejawi di jemaat dengan lingkup pelayanan yang lebih luas. Di situlah relasi, pengalaman, dan skill saya meningkat sangat jauh dan bagi saya itulah modal utama untuk menjadi sukses di mana pun berada. Selain itu, saya juga menjadi guru sekolah minggu di jemaat GKE Eppata Banjarmasin. Saya juga sering melayani bermain musik di gereja-gereja.” 

Endy menilai bahwa STT GKE memberikan ruang bagi mahasiswanya untuk berkembang.  Pengalaman-pengalaman selama di STT GKE membentuk keterampilan dalam pelayanan dan memperluas relasi. Semuanya itu menjadi modal penting dalam kehidupannya melayani saat ini sebagai TKS di Puruk Cahu, Kalimantan Tengah.

Latar belakang ekonomi keluarga yang terbatas tidak menghalangi semangat Endy untuk belajar. Ia berjuang untuk mendapatkan beasiswa, seperti beasiswa pengabdian kampus, beasiswa prestasi, serta beasiswa dari mitra Korea. Berkat itu, ia tidak membebani orang tuanya perihal uang kuliah. Di tengah kesibukan kuliah dan bekerja, Endy tetap mampu meraih prestasi akademik maupun non akademik. Beberapa di antaranya adalah peringkat tiga pada semester V, VI, dan VIII, juara tiga lomba membuat video renungan pada dies natalis ke-91, juara tiga lomba membuat karya tulis ilmiah pada dies natalis ke-92, serta juara tiga lomba membuat video renungan pada dies natalis ke-92.

Menurut Endy, masa studinya di STT GKE membawa banyak perubahan dalam hidupnya. Dari segi kemampuan, ia merasa berkembang jauh dibandingkan sebelum berkuliah. Dari segi relasi, Endy sekarang memiliki banyak teman, sahabat, dan mentor yang mendukungnya. Dari segi iman, ia mengakui bahwa menjadi lebih terarah dan bertumbuh secara rohani. Dari segi kepekaan dan kepedulian, Endy belajar bahwa untuk berbagi dan menolong orang lain bisa dilakukan tanpa harus menjadi sempurna atau berkecukupan terlebih dahulu. “Dari semua itu, saya dibentuk dan ditempa untuk siap dalam keadaan apa pun – siap fisik, siap mental, dan siap rohani – untuk melayani di tengah umat-Nya”, tegasnya.

Bagi Endy, STT GKE adalah rumah yang nyaman untuk bertumbuh dalam iman, karakter, kedisiplinan, kepedulian, dan kerukunan. Setiap orang memiliki ruang untuk mengekspresikan diri apa adanya. Dengan latar belakang masing-masing, jiwa tumbuh dan berkembang bersama, perjuangan dirangkul, dan semangat dijaga. Hal seperti ini sulit didapatkan di tempat lain dan itulah ciri khas STT GKE dengan semangat kekeluargaan dan kepeduliannya.

“Saya berharap, STT GKE dapat terus menjangkau seluruh pelosok Kalimantan dan menjadi jembatan iman, ilmu, dan pengabdian bagi mereka yang kuatir akan masa depan, bergumul dengan ekonomi, dan hilang arah dengan pemahaman teologi yang benar.” tutupnya.

Bagikan tulisan ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Agenda Mendatang