Berita InternasionalKabar KampusKanan-Slider

STT GKE Ikuti Workshop Internasional ATESEA tentang Repositori Digital di Filipina

Association for Theological Education in Southeast Asia (ATESEA) menyelenggarakan kegiatan ATESEA Workshop Seminar on the Establishment of the Digital Repository yang diselenggarakan di Central Philippine University (CPU), Filipina. Kegiatan berlangsung pada tanggal 2–4 Juni 2026. Kegiatan ini berfokus pada pembentukan serta pengelolaan repositori digital di sekolah-sekolah teologi anggota ATESEA. Dalam kegiatan ini, STT GKE diwakili oleh Pdt. Hadi Saputra, M.Th., MLIS-TL selaku Kepala Bagian Perpustakaan.

Dalam workshop ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya repositori digital sebagai sarana penyimpanan, pengelolaan, pelestarian, dan diseminasi karya ilmiah secara terbuka.  Dr. Limuel Equina selaku direktur eksekutif ATESEA menggaris bawahi tantangan nyata yang dihadapi di lapangan, di mana tidak semua sekolah teologi anggota ATESEA memiliki alokasi anggaran yang memadai untuk membangun dan mengelola infrastruktur repositori mandiri. Oleh karena itu, ATESEA berinisiatif untuk membangun suatu sistem repositori yang dapat digunakan bersama oleh sekolah teologi di bawah naungan ATESEA. Namun, walaupun disebut sebagai sistem repositori bersama, dalam praktiknya nanti akan tersedia ruangan untuk setiap sekolah anggota berdasarkan negara.

Dalam salah satu sesi, diberikan pelatihan singkat terkait langkah pengumpulan dan pengolahan data pada repositori. Pada kegiatan ini juga dilangsungkan penandatanganan MOU antara pihak ATESEA yang diwakili oleh Dr. Kenneth Tsang (Lutheran Theological Seminary, Hong Kong) sebagai wakil ketua ATESEA dengan pihak Central Philippine University (CPU) sebagai pengelola digital repository milik ATESEA.

Sebagai salah satu institusi anggota ATESEA, STT GKE memperoleh kesempatan untuk memanfaatkan repositori digital ATESEA tanpa biaya. Melalui repositori ini, STT GKE dapat mengelola, menyimpan, dan mempublikasikan berbagai karya ilmiah, seperti skripsi, tesis, dan laporan penelitian. Kehadiran repositori digital ini tidak hanya mendukung pengelolaan pengetahuan di lingkungan kampus, tetapi juga meningkatkan visibilitas publikasi ilmiah STT GKE di tingkat regional dan internasional. Sementara itu, di dalam ekosistem penjaminan mutu akademik, keberadaan repositori digital institusional merupakan salah satu indikator krusial dalam instrumen akreditasi, baik pada tingkat nasional maupun akreditasi internasional ATESEA.

Melalui partisipasi dalam workshop ini, STT GKE menunjukkan komitmen untuk terus mengikuti perkembangan teknologi informasi dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan publikasi di bidang teologi. Kegiatan ini juga memberikan wawasan dan bekal awal bagi STT GKE dalam mempersiapkan pengembangan repositori digitalnya, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama akademik dengan berbagai sekolah teologi di Asia Tenggara.

Bagikan tulisan ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Agenda Mendatang